Kamis, 03 Juli 2008

Sahrul Sakit Lagi

Sahrul Sakit Lagi


Hari ini Sahrul sakit, padahal siangnya ketika aku tinggal mau pergi kerja kondisinya baik baik saja, dia suka gangguin kerjaan aku dan rewel seperti biasanya, dan ketika aku mau berangkat kerja dia sedang makan lahap disuapi Marni kakaknya. Namun sorei itu sekitar satu kilometer lagi nyampe ke Rumah abang iparku menelpon dan menyatakan sahrul demam. ‘’Syukur Tuhan hari ini aku memutuskan untuk pulang lebih cepat ‘’ . Perasaanku tidak tenang

sampai di rumah Marni sudah menyambutku dengan cemas, dan kulihat Bintangku itu sedanh tergolek diatas sofa, bibirnya pucat dan mukanya pasi, ku raba keningnya panas sekali, aku kaget Ya Tuhaan, anakku kenapa?

kata marni, sejak bangun tidur siang itu Sahrul langsung muntah muntah dan badannya sangat panas, dan kaki tangannya menurut Marni sangat dingin. Aku menjadi cemas dengan keterangan Marni dan segera aku bawa Sahru ke Bidang Iros sebelah rumah, ternyata dia ndak dirumah. Aku mau membawanya ke dokter tapi dr Fauziah lagi di Batam jadi ndak mungkin ada ditempat praktiknya.jadi Sahruk akhirnya aku bawa ke rumah bidan Ass dan ahlamdullilah menurutnya Sahrul ndak apa apa, badannya panas karena perubahan cuaca dan setelah mendapatkan obat sirup dan puyer kami langsung pulang ke rumah.

Di rumah orang orang serumah dibuat sibuk oleh Sahrul, obatnya segera diminumkan dan Nofri mencari daun bunga raya untuk bahan kompres, karena daun bunga kembang sepatu ini diyakini bisa menurunkan panas anak anak. Sahrul menjadi pusat perhatian dalam hati aku berdoa ‘’Ya Tuhan..sembuhkan Sahrul, aku ndak mau terjadi apa apa padanya, apalagi saat ini kondisiku sangat sulit dan aku tidak punya uang untuk membawanya kerumah sakit..Ya Allah sehatkanlah anakku, ‘’doaku dalam hati dengan ikhlas.
Aku sebenarnya sangat cemas dengan kondisi ini dan semuanya juga tampak cemas dengan kondisi Sarul , tapi sikap Sahrul malah membuat kecemasan itu hilang. Sahrul walaupun demam tapi makannya tetap banyak, dan tingkahnya tetap lucu dan membuay ketawa. Dia tetap kelahi dengan mak yus, ngejek Marni sebagaimana biasanya sehingga membuat aku lega…

aku juga menyesal karena sudah mengajak sahrul jalan malam kemarin keluar malam kemarin sehingga membuat sahrul demam. Maafkan bunda nak, harusnya bunda tidak mengajakmu naik motor malam malam.

walaupun malam ini aku ndak bisa tidur karena Sahrul masih muntah muntah, namun aku sudah agak tenang karena kondisinya semakin membaik. Ya Allah sembuhkanlah anakku karena hanya ia yang aku punya.amien

Kampar 24 Juni 2008
Tuhan sembuhkan Sahrul

0 komentar:

Design by Amanda @ Blogger Buster